
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - Anggota Komisi III Fraksi Partai Hanura, Sarifuddin Sudding mengaku tidak mempermasalahkan soal keputusan Fraksi Partai Demokrat soal penetapan Ketua Komisi III.
Namun, Sudding mengatakan, persoalan yang menjadi penolakan Komisi III DPR adalah sosok Ruhut Sitompul yang dianggap tidak layak menjadi Ketua Komisi III DPR.
"Kami selama ini tidak pernah mempersoalkan Benny dan Pasek (Ketua Komisi III terdahulu). Karena mereka memang baik," ujar Sudding di Jakarta, Sabtu (21/9/2013).
Menurutnya, dua kader Partai Demokrat yang pernah menjadi Ketua Komisi III memang diakui memiliki kapasitasnya. Bahkan Sudding menyebut jika kader Demokrat loyalis Anas Urbaningrum jauh lebih berkualitas ketimbang kader loyalis SBY.
"Kader-kader Demokrat yang jadi loyalis Anas itu sebenarnya kader-kader terbaik di Demokrat, ketimbang loyalisnya SBY," tegasnya.
Dia menjelaskan, penilaian positif kepada kader Demokrat loyalis Anas yang duduk di Komisi III didasari atas latar belakangnya selama ini yang sudah teruji.
"Yang punya kemampuan di atas rata-rata itu adalah orang-orang yang dianggap sebagai loyalisnya Anas. Tdk hanya sekedar omdo (omongan doang), mereka punya argumentasi-argumentasi yang baik dan bisa diterima akal sehat," ungkapnya.
Sudding sendiri menilai sosok Ruhut merupakan bagian dari loyalis SBY. Bahkan Ruhut dianggap tidak memiliki jiwa kepemimpinan.
"Saya pribadi saya belum layak dipimpin oleh Ruhut, saya akan mempertimbangkan keluar dari komisi III," tandasnya.[jat]
sumber:
inilah