
BERITAGOOGLE.COM, Palembang - Untuk sementara Timnas Indonesia bermain imbang tanpa gol di babak pertama melawan Maroko dalam laga perdana Grup B cabang olahraga Sepakbola Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Kamis malam (19/9/2013).
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan sengaja menyimpan Andik Vermansyah serta Okto Maniani di babak pertama. Coach RD mempercayakan lini depan Garuda Muda kepada duet Syamsir Alam dan Bayu Gatra.
Sementara di lini pertahanan pelatih Arema itu mempercayakan Diego Michiels, Andri Ibo, Alfin Ismail dan David Laly, di lini tengah RD menurunkan Aldair serta Ramdhani Lestaluhu sebagai pengatur serangan.
Sementara di kubu Maroko, pelatih Bernabich Hasan menurunkan skuad terbaiknya dengan penyerang El Ouardy Adnan serta El Karti Walid. Mereka didukung gelandang kreatif Hajmouj Reda dan Moussadak.
Secara kesuluruhan, Maroko lebih menguasai jalannya pertandingan babak pertama. Meski lebih banyak melakukan tendangan ke arah gawang Kurnia Meiga, tapi tak terlalu membahayakan gawang Indonesia.
Sebaliknya, Garuda Muda hanya mengandalkan serangan balik cepat dan mencari kelengahan pertahanan Maroko. Tak ada peluang berarti yang bisa dibuat Bayu Gatra maupun Syamsir Alam.
Jalannya Pertandingan:
Sejak peluit pertama ditiup, kedua tim masih mencoba mencari bentuk permainannya. Tim tamu memperoleh peluang mencetak gol terlebih dahulu saat pertandingan memasuki menit keenam. El Ouardy Ahmad yang memperoleh bola di luar kotak penalti Kurnia Meiga melepaskan tendangan kaki kanan keras, beruntung kiper Kurnia Meiga berdiri di posisi tepat untuk menghalau sepakan pemain bertubuh jangkung itu.
Dua menit berselang, Garuda Muda balas mengancam. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan terhadap Syamsir Alam, wasit memberikan tendangan bebas bagi Indonesia. Dedi Kusnandar yang mengambil kesempatan melepaskan tendangan keras mendatara dari jarak 20 meter, sayang bola masih menyamping beberapa sentimeter dari gawang Maroko.
Memasuki menit ke-10, Maroko lebih berani tampil keluar menyerang. Anak asuh Benabich Hasan tersebut mengandalkan kerja sama satu-dua yang kerap menyulitkan barisan pertahanan Indonesia.
Pertandingan menginjak menit ke-15, Garuda Muda mencoba mengimbangi permainan Maroko. Mengandalkan kecepatan Ramdani Lestaluhu serta Bayu Gatra, serangan Garuda Muda masih mudah dipatahakan bek-bek Maroko yang unggul dari segi postur tubuh.
Maroko mengendalikan jalannya pertandingan sejak pertandingan memasuki menit ke-20, permainan El Ouardy dan kawan-kawan lebih banyak menekan lewat sektor kanan pertahanan Indonesia, meskipun begitu serangan Maroko tak banyak membahayakan gawang Kurnia Meiga.
Menit ke-24, Maroko memperoleh sepakan bebas dari luar kotak penalti akibat pelanggaran Andri Ibo kepada Hajmouj Reda. El Ouardy yang mengambil kesempatan gagal mengarahkan bola ke gawang Indonesia, bola sepakannya melenceng jauh.
Mengandalkan serangan balik cepat, Merah Putih sempat mengancam lewat kerja sama apik Syamsir dan Bayu. Mendapat sodoroan di sisi kiri pertahanan Maroko, penyerang DC United itu mendapat ruang untuk memberikan umpan silang, namun sayang akibat kurang tenang bola umpan silanganya melambung jauh.
Setengah jam pertandingan berjalan, Maroko terus menekan sisi kanan pertahanan Indonesia yang diisi oleh Alfin Tuasalamoni. Kejelian pemain Maroko melihat celah yang kerap ditinggal Alfin saatoverlapbeberapa kali membuat kerepotan Andri Ibo yang harus berjibaku menahan serangan Maroko.
Menit ke-35, Alfin menerima kartu kuning akibat mengganjar laju Qasmi Ayoub. Memanfaatkan set piece, El Karti Walid melepaskan umpan tarik kepada El Ouardy sayang bola bergulir terlalu cepat tanpa bisa dikejar.
Peluang terbaik Maroko hadir di menit ke-39, umpan lambung Abdelkabr berhasil ditahan dengan baik oleh Ouardy tepat di depan garis kotak penalti Indonesia, dengan sekali kontrol bola, Ouardy melepaskan tendangan keras, beruntung masih membentur Andri Ibo dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Menit ke-45, Indonesia memperoleh peluang emas mencetak gol. Aldair yang beroperasi dari sisi kanan melepaskan umpan lambung terarah kepada Bayu Gatra yang berdiri tanpa pengawalan, sayang sundulan Bayu masih tepat mengarah ke jangkauan kiper Maroko.
Dan peluang Bayu Gatra itu jadi yang terakhir di babak pertama. Kedua tim bermain sama kuat 0-0 hingga turun minum.[yob]
Susunan Pemain:
Indonesia U-23: Kurnia Meiga (PG), Alfin Ismail, David Laly, Ramdani Lestalhu, Aldair Makatindu, Dedi Kusnandar, Manahati Lestusen, Diego Michiels, Andri Ibo, Bayu Gatra, Syamsir Alam. Pelatih: Rahmad Darmawan
Maroko U-23: B. Badredin (PG), Chibi Mohamed, Saidi Mohamed, Al Asbahi Anas, El Jaaouani, E. Abdelkbir, Hajmouj Reda, Qasmi Ayoub, El Karti Walid, Moussadak H., El Ouardy A. Pelatih: Benabich Hasan.
sumber:
inilah