BERITAGOOGLE.COM, Manchester - Pelatih legendaris Manchester United yang baru saja pensiun, Sir Alex Ferguson, menceritakan pengalaman barunya sebagai pensiunan. Apa saja yang dirindukannya?
Pelatih berusia 72 tahun itu memutuskan pensiun dari lapangan hijau pada akhir musim lalu setelah 26 tahun melatih Manchester United dan mempersembahkan 38 gelar, termasuk 13 trofi Liga Primer Inggris dan dua trofi Liga Champions.
Pengumuman yang dirasa mendadak oleh fans Setan Merah di seluruh dunia itu dilatarbelakangi masalah kesehatannya. Sir Alex punya masalah dengan pinggulnya dan harus menjalani perawatan intensif, termasuk operasi. Beberapa bulan setelahnya, pelatih asal Skotlandia itu mulai bisa merasakan perbedaan saat masih melatih dan setelah pensiun.
“Saya menikmatinya. Ada yang Anda rindukan dan ada yang tidak,” kata Ferguson kepada MUTV.
Suasana kerja dan para staf pelatih yang membantunya menjadi salah satu hal yang dirindukannya. “Suasana di ruang ganti, saat latihan dan hal-hal lain yang sudah Anda lakukan sejak lama,” ia menambahkan.
“Lalu ada yang tidak saya rindukan. Seperti konferensi pers di hari Jumat. Saya bisa bilang, saya bisa lebih santai setelah pensiun,” katanya.
Sir Alex memang tidak benar-benar meninggalkan dunia sepak bola. Ia masih menjabat sebagai salah satu direktur Setan Merah. Ia juga masih kerap menonton langsung pertandingan Wayne Rooney dkk. Tentu saja, kali ini dari bangku penonton, bukan dari bangku cadangan.
“Saya melihat pertandingan lawan Swansea City (menang 4-1 di Liberty Stadium). Saya menikmati Sabtu itu (lawan Swansea), saya juga menikmati Selasa malam (saat pertandingan Liga Champions lawan Bayer Leverkusen, menang 4-2). Pertandingan lawan Swansea hebat sekali.”
“Lawan Liverpool (kalah 0-1) skuad David Moyes bermain cukup baik. Memang mereka tidak bisa mencetak gol. Saya tahu itu memang membuat frustrasi karena menurut saya mereka layak mendapat hasil yang lebih baik,” kata Ferguson.
Fergie memuji penampilan mantan pemainnya saat menggulung Leverkusen. Pujian terutama diberikan kepada Rooney.
“Selasa malam (lawan Leverkusen) sungguh luar biasa. Elemen kuncinya adalah performa fantastik Wayne. Energinya kembali, determinasinya, dia penyerang yang berguna. Dia kembali seperti sediakala.”
“Ada banyak peluang. Ada dari Van Persie, dari Rooney. Lalu Antonio Valencia kembali ke performa terbaiknya. Michael Carrick melanjutkan performa bagusnya musim lalu. Patrice Evra bermain seperti biasa,” pujinya.
Fergie berbicara soal kekuasaannya terhadap wasit. Konon, wibawanya yang begitu besar membuat wasit pun sungkan cari perkara dengannya. Saat Ferguson melakukan protes, wasit cenderung menurutinya.
“Saya adalah orang yang punya catatan paling buruk dalam sejarah pelatih sepak bola Inggris, sudah didenda ratusan ribu Pound oleh mereka (wasit), berkali-kali dihukum... jelas saya punya pengaruh terhadap wasit,” Ferguson berkelakar.
sumber:
inilah