BERITAGOOGLE.COM, Swansea - Hasil imbang melawan tim sebesar Liverpool tetap merupakan hasil yang bagus bagi Swansea City, demikian menurut sang pelatih, Bryan Laudrup.
Menjamu Liverpool di kandangnya, Britannia Stadium, Selasa dini hari (17/9/13) WIB, Swansea City langsung unggul saat laga baru berjalan dua menit. Gol dicetak mantan pemain Liverpool, Jonjo Shelvey.
Namun dua blunder Shelvey pula yang membuat The Reds berbalik unggul. Masing-masing blunder gelandang muda itu dikonversi menjadi gol oleh Daniel Sturridge dan Victor Moses.
Shelvey pula yang membatalkan kemenangan Liverpool. Ia menciptakan assist untuk Michu di babak kedua, membuat kedua tim harus puas dengan hasil akhir 2-2.
“Cara kami menyamakan kedudukan di babak kedua luar biasa. Babak pertama amat menyulitkan, setelah menjalani start terbaik. Gol yang terjadi merupakan kesalahan besar. Tetapi itu bagian dari pertandingan,” kata Laudrup seperti dikutip dari BBC Sport.
“Kami berhasil mencetak gol penyeimbang dan pada akhirnya satu poin adalah hal bagus bagi kami di malam yang bisa saja menjadi bencana. Kami melakukan sejumlah kesalahan di babak pertama,” ia menambahkan.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga tak merasa perlu menyoroti blunder Shelvey. Blunder pertamanya terjadi hanya dua menit setelah ia mencetak gol. Panik karena dikepung pemain Liverpool di depan kotak penaltinya sendiri, sang gelandang melakukan back pass. Naas, ia tak melihat Sturridge, yang masih berada di dalam kotak penalti.
Bola diserobot penyerang Timnas Inggris itu, yang dengan mudah menaklukkan kiper Michael Vorm.
Blunder kedua terjadi saat ia berusaha membangun serangan balik dengan mengalirkan bola ke sayap kanan. Lagi-lagi, umpannya dipotong, kali ini oleh Moses. Penyerang Timnas Nigeria itu terus membawa bola hingga ke depan kotak penalti sebelum lepaskan tendangan yang bersarang ke sudut kanan bawah gawang lawan.
Di babak kedua, di dalam kotak penalti lawan, Shelvey membelokkan umpan jauh dari tengah lapangan ke arah Michu dengan sundulannya. Pergerakan ini membuat ruang tembak Michu terbuka.
“Shelvey mencetak gol, membuat dua kesalahan besar. Tapi saya biarkan dia tetap bermain, dan dia tampil bagus di babak kedua. Dia baru 21 tahun dan saya rasa dia bangkit dengan bagus sekali di babak kedua. Dia akan belajar dari sini. Itu yang terpenting,” Laudrup menekankan.
sumber:
inilah