
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) akan menjadi satu-satunya parpol penentu di Pilpres 2014. Pasalnya dari hasil beberapa lembaga survei elektabilitas PDIP berada di posisi tiga besar.
Selain dari elektabilitas PDIP yang berada diposisi teratasi, kader PDIP seperti Gubernur DKI Jakarta merupakan tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi sehingga menjadi incaran Parpol lain untuk meminangnya.
"Kini Megawati telah menjadi tokoh sentral di Indonesia. Kecenderungan elektabilitas PDIP yang menurut lembaga survei enam bulan terakhir terus meningkat, memberi posisi khusus pada PDIP," ujar Direktur Seven Strategic Studies (7SS), Mulyana W Kusumah dalam keterangan persnya kepada BERITAGOOGLE.COM, Senin (23/9/2013).
Menurutnya, peningkatan tersebut mengarahkan pada prediksi PDIP akan mampu mencapai atau setidak-tidaknya mendekati persyaratan presidential threshold 20 persen kursi DPR, atau 25 persen perolehan suara pemilu legislatif 2014.
"PDIP akan menjadi partai sentral yang menentukan. Bisa juga berkoalisi dengan parpol lain untuk mengusung Capres/Cawapres," kata pengamat politik dari FISIP Universitas Indonesia (UI) ini.
Mulyana mengatakan, dengan posisi ini sangat dimungkinkan PDIP akan mengusung Capres dan Cawapresnya sendiri. Penetapan Capres dan Cawapres tidak lepas harus berasal dari trah Soekarno sebagai tokoh yang dihormati para kader.
"Jika Jokowi ditetapkan sebagai Capres PDIP (Koalisi PDIP), sangat tipis kemungkinan tokoh nasional lain di luar trah Bung Karno (apalagi yang bukan dari internal PDIP), untuk menjadi Cawapres sebagaimana yang banyak dispekulasikan akhir-akhir ini," tandasnya.[jat]
sumber:
inilah