
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - Anggota Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menghargai keputusan Gita Wirjawan yang akan berniat mundur dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan.
Namun dengan sikap itu, PDIP menilai Gita memang lebih mementingkan keikutsertaanya di konvensi Capres Partai Demokrat daripada menjalankan tugas menyelsaikan masalah kedelai.
"Tentu kami menghagai, artinya Gita melihat konvensi suatu proses yang serius, tidak mau melukai reputasinya sebagai menteri, karena konvensi mengurangi waktu dia untuk bertugas menjadi menteri," ujar Hendarawan di Jakarta, Sabtu (21/9/2013).
Menurutnya, keputusan Gita untuk mundur sebagai menteri dinilai sudah berdasarkan pertimbangan yang matang. Sebab dengan posisinya sebagai peserta konvensi diyakini akan menyita waktunya sebagai menteri juga.
"Saya melihat, Gita dalam posisi yang terjepit, satu hal dia ingin menjukkukan kebijakann ekonomi di kementeriannya, tapi sektor perdagangan liberalisasi, ini juga diintervensi oleh pemerintah kan kalau masalah internasinal," imbuhnya.
Hendrawan mengatakan mundur atau tidaknya Gita sebagai Menteri Perdagangan tidak akan mempenagruhi permasalah harga-harga kebutuhan masyakat yang tinggi seperti kedelai dan daging. Bahkan, nantinya jika ada menteri baru justru akan timbul malasah baru lagi.
"Mengundurkan diri kan kita hargai, soal masalah itu kan sudah biasa, bukan dia menterinya juga nanti ada masalah baru lagi, masalah di Indonesia kan seperti penyakit kambuhan, penyelesaiannya bersikap ad hoc," tandasnya.[jat]
sumber:
inilah