
BERITAGOOGLE.COM, Valencia - Swansea City berjaya saat bertandang ke Stadion Mestalla. Tuan rumah Valencia dilibas tiga gol tanpa balas pada laga Grup A Liga Europa, Jumat dini hari (20/9/13) WIB.
Kemenangan Swansea tak lepas dari keberuntungan. Valencia bermain dengan 10 orang sejak menit kesepuluh. Gol pembuka dicetak Wilfried Bony empat menit setelah kartu merah tersebut. Dua lainnya tercipta di babak kedua lewat Michu dan Jonathan De Guzman.
Valencia menjamu Swansea City dengan formasi 3-6-1. Helder Postiga menjadi penyerang tunggal, ditopang gelandang kreatif Ever Banega.
Formasi 4-5-1 dipilih Brian Laudrup untuk Swansea. Wilfried Bony sebagai penyerang tunggal ditopang penyerang lubang Michu.
Jalannya pertandingan
Laga berjalan kaku di lima menit awal. Swansea sang tamu tampak berhati-hati dalam penguasaan bola, mengambil langkah aman bermain di tengah lapangan. Sesekali mencoba menyerang lewat sayap.
Menit kelima, sepak pojok De Guzman ditanduk Bony, namun bola masih terlalu lemah dan mudah ditangkap kiper lawan.
Tiga menit kemudian, Sergio Canalez dari Valencia mengancam gawang tamunya lewat tendangan dari luar kotak penalti. Kiper Michel Vorm masih sigap mengantisipasi.
Dewi Fortuna mulai berpihak kepada Swansea pada menit ke-10. Bek Aidil Rami melakukan tekel dari belakang kepada Bony. Pelanggaran yang dirasa wasit amat berbahaya sehingga langsung mengeluarkan kartu merah.
Unggul jumlah pemain membuat Si Angsa kian percaya diri. Pasukan besutan Brian Laudrup itu mulai meningkatkan tempo permainan lewat umpan-umpan pendek cepat.
Sebaliknya, Valencia tampak ragu-ragu mengambil keputusan antara bertahan total dan tetap menyerang. Para pemain Si Kelelawar menjadi kerap salah melakukan umpan. Fede Cartabia ditarik keluar pada menit ke-12. Sang gelandang digantikan dengan bek Ricardo Costa.
Kelemahan ini dimanfaatkan betul oleh Swansea, yang berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-14 lewat serangan balik cepat. Michu menusuk ke kotak penalti dan mengirimkan umpan silang datar yang dikonversi Bony menjadi gol lewat tendangan kaki kirinya. Kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Swansea.
Unggul dalam penguasaan bola membuat Swansea kian percaya diri menekan. Sebaliknya, kubu Valencia kian kebingungan dan kembali salah melakukan umpan. Pada menit ke-22, miskomunikasi di lini belakang Valencia membuat bek sayap Nathan Dyer mendapat ruang tembak di sayap kiri. Sayang, tembakannya masih melenceng.
Menit ke-30, Michu mencoba berspekulasi di luar kotak penalti. Tendangan first time menyambar bola rebound melesat jauh di atas gawang lawan.
Valencia memutuskan bertahan total memasuki akhir babak pertama. Menit ke-40, Bony berhasil mendapat celah hanya dua meter dari garis luar kotak penalti. Tendangannya masih melebar. Kedudukan 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua baru berjalan dua menit, Swansea nyaris menggandakan keunggulan. Pozuelo mendapatkan celah di bagian kanan kotak penalti lawan namun tendangannya masih mengarah tepat ke pelukan kiper Vicente Guaita.
Swansea benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-58, berawal dari kerjasama tiga serangkai. Jonathan De Guzman memberikan umpan pendek kepada Pozuelo di depan kotak penalti lawan. Saat para pemain Valencia berkonsentrasi pada bola, Michu melesat ke arah kotak penalti.
Inisiatif tersebut diketahui Pozuelo, yang langsung mengirimkan umpan terobosan. Dari dalam kotak penalti, Michu melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang lawan, mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Swansea.
Berselang empat menit, Swansea kembali menambah keunggulan. Kali ini lewat tendangan bebas 23 meter dari garis gawang. Tendangan De Guzman bersarang ke sudut atas tiang jauh, sebelah kanan gawang Valencia.
Menit ke-69, peluang langka didapat Valencia. Guardado mendapat ruang tembak di sisi kanan dalam kotak penalti. Sayang, bola tendangannya masih bisa ditepis Vorm.
Unggul tiga gol dan jumlah pemain membuat Swansea cukup puas. Michu sang penyerang ditarik keluar digantikan gelandang bertahan Jonjo Shelvey pada menit ke-78.
Sejauh ini, praktis permainan hanya berada di kaki para pemain Swansea. Valencia tak bisa berbuat apa-apa selain berusaha keras menghalau bola yang datang ke daerah pertahanannya.
Menit ke-82, Antonio Barragan mengirimkan umpan silang ke kotak penalti Swansea, bola ditanduk Postiga, namun masih melebar. Tempo permainan menurun drastis menjelang akhir laga. Swansea tampak nyaman menguasai bola di tengah lapangan hingga laga usai dengan kedudukan 3-0.
Susunan pemain:
Valencia: Vicente Guaita; Adil Rami (KM 10’), Antonio Barragan, Jeremy Mathieu; Sofiane Feghouli (Dorlan Pabon 59’), Ever Banega, Javi Fuego, Andres Guardado, Sergio Canales Madrazo (Juan Bernat 66’), Federico Cartabia (Ricardo Costa 14’); Helder Postiga. Pelatih: Miroslav Dukic.
SwanseaCity: Michel Vorm; Jordi Amat, Chico, Dwight Tiendalli, Angel Rangel (Ben Davies 55’); Nathan Dyer (Roland Lamah 65’), Jonathan De Guzman, Jose Ruiz Herrera Canas, Pozuelo; Michu (Jonjo Shelvey 76’); Wilfried Bony. Pelatih: Michael Laudrup.
sumber:
inilah