
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta- Penderita demensia atau penurunan kemampuan daya ingat prediksinya menyerang 135 juta orang di seluruh dunia pada tahun atau meningkat tiga kali lipat pada tahun 2050.
"Ini epidemi global dan semakin parah," kata Direktur Eksekutif Alzheimer Disease International, Marc Wortmann, mengutip nydaily, Jumat (6/12/2013).
Saat ini penderita demensia ada sebanyak 44 juta orang di seluruh dunia dan perkiraannya akan meningkat tiga kali lipat, menjadi 135 juta tahun 2050. Lebih dari 70% penderita demensia tinggal di negara miskin sehingga memiliki menganggu langkah penyembuhan.
"Saat kita melihat ke masa depan jumlah lansia akan meningkat secara dramatis. Ini penting bahwa Organisasi Kesehatan Dunia menjadikan demensia prioritas, sehingga dunia sudah siap menghadapi kondisi tersebut," kata Marc.
Alzheimer, bentuk paling umum demensia, adalah penyakit otak yang fatal yang tak bisa sembuh dan hanya sedikit pengobatan efektif.
Tercatat, demensia mempengaruhi kemampuan memori, berpikir dan perilaku dan merupakan beban yang semakin besar pada masyarakat ekonomi rendah. Meskipun ada beberapa obat yang dapat meringankan beberapa gejala pada sebagian orang. [aji]
sumber:
inilah