Tekno – Aktivitas kegempaan Gunung Slamet selama beberapa hari ini mengalami kenaikan, hingga akhirnya Gunung yang mencakup wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Purbalingga dan Banyumas tersebut sempat memuntahkan lava pijar pada Minggu 10 Agustus 2014 dini hari.
Dari hasil pemantauan selama tujuh jam yakni dari pukul 18.00 WIB hingga Minggu pukul 01.00 WIB di wilayah radius lima kilometer dari puncak, Gunung Slamet terlihat melontarkan lava pijar disertai sinar api sebanyak 28 kali.
“Sementara jatuhnya lava pijar masih di sekitar kawah belum sampai keluar jadi masih aman untuk warga” ungkap Sudrajat, salah seorang pengamat Gunung Slamet saat diwawancarai.
Tidak hanya melontarkan material pijar saja, Gunung Slamet juga mengeluarkan suara gemuruh dan dentuman keras sehingga membuat warga sekitar lereng sempat khawatir. Hal tersebut dibenarkan oleh Lukmanudin (37) warga Dukuh Sawangan, dirinya mengaku baru kali ini Gunung Slamet kerap mengeluarkan suara gemuruh dan dentuman yang menakutkan.
“Suara gemuruh setengah jam sampai puluhan kali beserta dentuman keras, sampai-sampai air dalam gelas ikut bergetar” ungkap Lukmanudin. Semoga saja kondisi Gunung Slamet kembali normal dan warga bisa beraktifitas dengan tenang.
Berita Terkait - Tekno
LG G2 Resmi Dirilis di Indonesia, Harga Rp. 6.799.000
Sebanyak 10 Juta unit Seri Xperia Berhasil Terjual Selama Kuartal Kedua 2013
Klasemen Sementara MotoGP Usai Seri Austin Amerika 2014
Tips Menghilangkan Bulu Dengan Bahan-Bahan Alami