INILAHCOM, Jakarta - Merasakan sakit pinggang atau nyeri di bagian tubuh pernah setiap manusia raskaan. Namun jangan terburu-buru mendiagnosa mengalami syaraf kejepit. Ini penjelasannya.
Menurut dokter Jimmy FA Barys, beurologist dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia, Atma Jaya biasanya orang muda yang mengalami syaraf kejepit, itu karena habis kecelakaan atau mengalami jatuh dari ketinggian.
"Normalnya, orang yang mengalami syaraf kejepit adalah saat usia 45 tahun keatas. Jika merasakan nyeri, terjasi syaraf kejepit hanya 3 hingga 5 persen, nggak terlalu banyak. Normalnya 45 tahun keatas. Kalau masih muda jangan buru-buru mendiagnosis ini saraf kejepit. Bisa saja hanya ketarik. Tapi kalau dibiarin bisa jadi kronis," ujar Jimmy saat acara Phizer di Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Ia menjelaskan bahwa rasa nyeri yang kerap dialami di bagian punggung bisa diatasi. Selain memberikan obat nyeri, terang dia, membiasakan bersikap duduk yang baik adalah salah satu kuncinya.
"Penanganan nyeri punggung biasanya kita kasih obat nyeri biasa, kemudian menyarankan posisi duuduk yang benar, relaksasi, pada kasus tertentu biasanya kita minta bantuan dari fisioterapi untuk membantu," terang dia. [aji]
sumber:
inilah