
BERITAGOOGLE.COM, Swansea - Liverpool berhasil merebut kembali puncak klasemen setelah bermain imbang lawan Swansea City di Liberty Stadium, Selasa dini hari (17/9/13) WIB.
Swansea membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit lewat Jonjo Shelvey. Namun dua blunder dilakukan pemain Swansea yang berujung pada dua gol Liverpool di babak pertama. Tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Michu di babak kedua. Hasil ini bertahan hingga laga usai.
Pelatih Swansea, Michael Laudrup, memainkan pola 4-5-11, menurunkan penyerang Wilfried Bony, yang didukung Michu. Nathan Dyer dan mantan pemain Liverpool, Jonjo Shelvey, mengisi lini tengah.
Di kubu Liverpool, pelatih Brendan Rodgers juga menggunakan formasi yang sama, mengandalkan Daniel Sturridge, yang telah mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhir, sebagai penyerang tunggal. Gerrard, Coutinho dan Moses mengisi lini di belakang Sturridge.
Jalannya pertandingan:
Laga baru berjalan dua menit, Swansea mengagetkan tamunya lewat gol yang dicetak Jonjo Shelvey. Mantan pemain Liverpool itu mengecoh tiga pemain lawan untuk menembus kotak penalti sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan Mignolet. Kedudukan langsung berubah 1-0.
Sayangnya, dua menit kemudian Shelvey justru melakukan blunder yang berujung gol bagi tim tamu. Bingung dikepung pemain Liverpool di depan kotak penalti sendiri, sang gelandang melakukan back pass. Naas, Shelvey tak tahu masih ada penyerang The Reds, Sturridge, di kotak penalti Swansea.
Bola back pass pun disambar bomber Timnas Inggris itu, yang kemudian dengan mudah menceploskan bola ke gawang Swansea yang dikawal Michael Vorm, mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Menit kedelapan, Philipe Coutinho mengancam gawang Swansea lewat tendangan keras dari luar kotak penalti namun berhasil ditepis Vorm.
Tiga menit kemudian, Swansea balas mengancam dari luar kotak penalti. Tendangan Wilfried Bony bisa diantisipasi Mignolet.
Kedua tim sama-sama bermain cepat. Berusaha memanfaatkan lubang di pertahanan lawan lewat umpan-umpan terobosan. Swansea lebih memfokuskan serangan lewat pemain sayap sementara Liverpool lewat tengah.
Menit ke-25, Liverpool mencoba menyerang lewat sayap. Sebuah umpan silang dari Victor Moses dari sayap ditanduk Sturridge dari jarak dekat, namun bola masih bisa ditepis Vorm.
Lima menit kemudian, Bony melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti memanfaatkan umpan pendek Michu, bola berhasil ditepis Mignolet.
The Reds akhirnya berbalik unggul pada menit ke-36 berawal dari blunder pemain belakang Swansea.
Bek tengah Swansea bermaksud memainkan bola melebar ke sayap kanan namun dipotong Victor Moses di tengah lapangan. Pemain pinjaman dari Chelsea itu terus membawa bola hingga ke depan kotak penalti. Dari depan kotak penalti, Moses melesakkan bola ke sudut kanan bawah, mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Setelah gol tersebut, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Tendangan Michu dari luar kotak penalti pada menit ke-37 berhasil digagalkan Mignolet. Semenit kemudian, Swansea kembali mengancam lewat tendangan Dyer. Lagi-lagi bola berhasil ditepis Mignolet. Bony coba menyambar bola muntah namun lebih dulu disapu Skrtel.
Menit ke-43, Michu mencoba peruntungan dari luar kotak penalti. Kali ini, tendangannya masih bisa diblok pemain bertahan Liverpool. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-2 untuk The Reds.
Liverpool nyaris mencetak gol ketiga saat babak kedua berjalan tujuh menit. Tendangan Sturridge di tengah kotak penalti memanfaatkan umpan pendek Coutinho masih bisa ditepis Vorm di sudut kanan bawah gawangnya.
Shelvey membayar kesalahannya dengan sebuah assist untuk Michu pada menit ke-63. Ia meneruskan umpan lambung dari luar kotak penalti dengan sundulan terarah kepada Michu di kotak penalti. Pergerakan ini sekaligus mengecoh bek Liverpool. Michu, yang berdiri terbuka, berhasil melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang lawan. Tampilan papan skor kembali berubah, 2-2.
Tempo permainan sedikit menurun melewati pertengahan babak kedua. Satu peluang didapat Michu pada menit ke-67. Tandukannya menyambut umpan silang masih melebar.
Enam menit kemudian, Shelvey melepaskan tendangan dari luar kotak penalti namun belum menyulitkan kiper Mignolet.
Kedua tim sepertinya sama-sama kelelahan dalam upaya menembus pertahanan lawan dan memilih berspekulasi dari luar kotak penalti.
Tendangan gelandang Liverpool, Steven Gerrard, pada menit ke-82 masih jauh dari sasaran sementara upaya pemain Swansea, De Guzman, pada menit ke-87 bisa digagalkan Mignolet. Laga usai, hasil akhir 2-2.
Tambahan satu poin ini cukup untuk mengembalikan Liverpool ke puncak klasemen, yang sebelum direbut Arsenal akhir pekan lalu. The Reds mengantongi 10 poin dari empat laga, unggul satu dari Arsenal. Swansea di peringkat ke-13 dengan empat poin dari empat laga.
Susunan pemain:
SwanseaCity: Michel Vorm; Chico, Ashley Williams, Angel Rangel, Ben Davies; Leon Britton, Jonjo Shelvey, Nathan Dyer (Jonathan De Guzman 45’), Wayne Routledge; Michu; Wilfried Bony (Pozuelo 66’). Pelatih: Bryan Laudrup.
Liverpool: Simon Mignolet; Jose Enrique, Mamadou Sakho, Martin Skrtel, Andre Wisdom (Kolo Toure 69’); Steven Gerrard, Philippe Coutinho (Iago Aspas 55’), Victor Moses (Raheem Sterling 81’), Jordan Henderson, Lucas; Daniel Sturridge. Pelatih: Brendan Rodgers.
sumber:
inilah