
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - Dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang, DPD Partai Golkar DKI bertekat untuk mendominasi jumlah kursi di DPRD DKI Jakarta. Untuk mencapai target mendulang 20 persen kursi di legislatif, Golkar DKI memiliki strategi khusus.
"Strateginya adalah memanfaatkan kelemahan lawan. Kita harus tahu kelemahan yang sudah dilakukan (partai lain) dan yang akan dilakukan," kata Ade Surapriyatna Ketua Dewan Pertimbangan Golkar DKI, saat pelantikan Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) Golkar DKI di Jakarta, Sabtu (21/9/2013).
Untuk itu, Ade meminta seluruh pengurus dan kader Golkar DKI agar senantiasa mengintip lawan politik, sebagai bahan dalam melakukan evaluasi pemenangan pemilu. "Seperti main ping pong, begitu lawan lengah di sisi kiri, maka harus smash di sisi kiri," tegas Ade.
Dijelaskan Ade, peluang kemenangan Golkar berada pada kelemahan partai lain. Partai baru, lanjutnya, jangan dianggap sebagai suatu kekuatan, tapi justru menjadi kelemahan, karena partai tersebut belum teruji.
Menurutnya dominasi di lembaga legislatif sangat membawa pengaruh besar. "Bila hasil pilkada lalu, gubernur dan wakil gubernur nya dari partai lain, maka kita harus berusaha sekeras mungkin mendominasi kebijakan di DPRD DKI Jakarta," tuturnya.
Sementara Sekretaris DPD I Golkar DKI Jakarta Zainudin menegaskan, pihaknya akan membuktikan bahwa Golkar DKI memiliki eksistensi yang kuat dalam politik praktis. "Harus optimis bisa meraih kemenangan di pemilu mendatang,' ujar pria yang akrab disapa Oding ini.
Ia pun meminta seluruh pengurus dan kader Golkar di Jakarta untuk senantiasa melakukan pendekatan kepada masyarakat. Upaya itu dilakukan untuk mencapai target mendulang 20 kursi di DPRD DKI Jakarta.
"Kalau di Pemilu 2009, kita meraih tujuh kursi, maka di pemilu nanti harus mampu meraih empat kali lipat. Sedangkan untuk DPR RI bisa meraih minimal enam kursi," tandasnya.[jat]
sumber:
inilah