
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta –CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Widjayanto, tak sepakat keputusan Komisi Disiplin PSSI soal ketidakhadiran Persis Solo dalam beberapa pertandingan.
Komisi Disiplin sudah menetapkan hukuman diskualifikasi bagi Persis Solo dari kompetisi Divisi Utama karena sudah dua kali absen bertanding (walk out). Namun hal ini tak diindahkan LPIS, yang tetap mengizinkan Persis bertanding menjamu rival bebuyutan, PSS Sleman.
Sial bagi LPIS, laga tersebut berujung kerusuhan, babak kedua tak sempat dilanjutkan. Penonton terlibat bentrok dari dalam stadion hingga keluar. Komdis saat ini tengah menyelidiki individu di LPIS yang bertanggung jawab akan hal itu. Namun yang jelas, Komdis sudah memutuskan bahwa LPIS tidak mengindahkan keputusan Komdis.
CEO LPIS Widjayanto membantah tidak patuh kepada PSSI. Menurutnya, ada perbedaan hasil penghitungan jumlah walk out antara PSSI dan LPIS.
“Saya menyampaikan kepada Ketua Komdis sikap dari LPIS, kami menjelaskan bahwasanya kami tetap tunduk patuh pada federasi dan badan peradilan yang ada. Kami menyampaikan juga dalam dialog tadi,” ujarnya setelah bertemu Komdis, Jumat (13/9/13).
“Pada kasus Persis ada kelemahan dalam validasi data. Sebenarnya Persis bertarung melawan Persemalra (sebelumnya Komdis menerima data dari LPIS Persis tak bertanding menghadapi Persemalra). Ini akan menjadi pelajaran berharga,” dia mengakhiri.
Rabu pekan depan, Komdis akan melanjutkan sidang kasus ini dengan memanggil perwakilan kedua klub.[yob]
sumber:
inilah