
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - Jumat (13/9/2013) sore, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya bertemu dengan CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Widjajanto untuk membahas kerusuhan di Solo.
Ketua Komdis, Hinca Pandjaitan, mengungkapkan telah menyidang pihak LPIS yang mengizinkan menggelar laga ilegal antara Persis Solo menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan, Rabu (4/9/2013).
Laga tersebut tidak boleh digelar karena Komdis PSSI sudah mendiskualifikasi Persis dari awal putaran kedua Divisi Utama LPIS. Penyebabnya, Persis sudah dua kali absen bertanding (walk out).
LPIS punya pendapat berbeda dan tetap menggelar laga tersebut,yang berakhir dengan kerusuhan antarsuporter.
“Hari ini pertemuan dengan LPIS sudah selesai. Posisi LPIS di mata badan peradilan PSSI sudah saya jelaskan. Ada kegagalan mengurus liga yang dilakukan secara terus menerus dan berlanjut untuk membuat suatu pertandingan di kompetisi berjalan sesuai regulasi,” kata Hinca di Kantor PSSI, Jumat (13/9/2013).
“Komdis sudah membuat keputusan untuk beberapa klub IPL, puncak kejadian saat laga Persis kontra PSS. Komdis pun memberitahukan ada ketidaktaatan yang dilakukan secara terus menerus dan berlanjut. Keputusan akan kami buat pada Rabu (18/9/2013),” dia melanjutkan.
Selanjutnya, Rabu depan Komdis akan memanggil pihak panitia pelaksana pertandingan PSS dan Persis, perangkat pertandingan.Sidang kali ini tidak menyertakan LPIS.[yob]
sumber:
inilah