
BERITAGOOGLE.COM, Madrid - Real Madrid tak perlu berhutang saat mengeluarkan uang sebesar 100 juta Euro (1,5 triliun Rupiah) untuk mendatangkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur.
Hal itu disampaikan presiden Florentino Perez dalam rapat pengurus klub. Isu soal hutang Madrid untuk membayar transfer Bale pertama kali dihembuskan pemain seteru bebuyutan, Gerard Pique dari Barcelona.
Menurut bek tengah Barca itu, Los Blancos mendapat bantuan dana dari bank besar Spanyol, Bankia, sejak 2002 untuk membiayai kebiasaan mereka mendatangkan pemain-pemain bintang.
“Apa yang dibilang Pique sama sekali tak benar, tetapi dia sebenarnya orang baik dan kita (Madrid) tidak perlu bermusuhan dengannya,” kata Perez seperti dilansir Marca.
Sang Presiden juga berbicara soal kepergian bintang mereka, Mesut Ozil, dan memberikan penilaiannya terhadap Mourinho.
“Sang pemain dan kubunya meminta pergi dan kami tak ingin ada orang yang merasa tak bahagia di klub ini,” kata pria berusia 66 tahun itu soal Ozil.
“Kami perlu menggebrak meja untuk mematahkan dominasi Barca dan itulah yang dilakukan Mourinho. Dia adalah pelatih yang memberikan kepercayaan diri kepada kita dan membantu kita berkembang, terutama di eropa. Saya menghabiskan banyak waktu untuknya dan dia melakukan banyak hal baik untuk klub. Dia benar soal arti menjadi berkelas,” Perez mengakhiri.
Soal pinjaman dari bank, Pique sempat menyindir Madrid. Menurutnya, Barca juga membeli pemain bintang, namun hanya yang benar-benar diperlukan, sehingga tak perlu sampai berhutang.
“Kami masih punya (Lionel) Messi, Xavi, (Andres) Iniesta, (Carles) Puyol, (Victor) Valdes, (Sergio) Busquets, Pedro. Mereka adalah generasi yang tidak memerlukan biaya. Mereka kunci kami bersaing dengan Madrid. Kami membeli Ibra (Zlatan Ibrahimovic), (David) Villa, Neymar, tetapi setiap tahun, yang tidak ingin kami lakukan, setelah sekian lama gagal meraih kemenangan, adalah merekrut (Gareth) Bale, (Asier) Illaramendi, Isco...,” katanya seperti dikutip dari Footbal Espana.
sumber:
inilah