
BERITAGOOGLE.COM, Barcelona - Meski berhasil menang telak 4-0 atas Ajax Amsterdam, banyak pihak mengkritik taktik memainkan bola panjang yang diterapkan Gerardo Martino. Apa tanggapannya?
Dalam laga penyisihan Liga Champions Grup H, Lionel Messi menjadi pahlawan dengan mencetak hatrik dan satu gol lagi disarangkan Gerard Pique. Namun, kemenangan telak tersebut tetap menimbulkan kritikan.
Di era Pep Guardiola, Barcelona selalu memainkan gaya tiki taka dengan bola-bola pendek cepat dari kaki ke kaki. Musim ini, Martino sedikit merubah gaya tersebut dengan sesekali melakukan bola-bola panjang dari lini belakang langsung ke depan.
"Saya mengerti fans tidak menyukai penampilan kami di babak pertama dan merasa tidak puas. Tapi mereka harusnya puas jika melihat penampilan kami di babak kedua," ujarnya, dilansir Sky Sports.
Martino menambahkan, tujuan utamanya adalah membawa Barcelona meraih kesuksesan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, pelatih asal Argentina itu menegaskan takkan selalu mengandalkan tiki taka.
"Kami tak ingin merubah gaya permainan Barcelona, tapi saya pernah melihat Rafael Marquez (mantan bek Barcelona) melakukan umpan panjang lima tahun lalu," katanya.
"Dengan sedikit menambahkan alternatif gaya bermain bukan berarti mengubah cara bermain secara keseluruhan. Penampilan Barcelona di babak pertama memang tidak mengesankan, tapi setidaknya semua berubah di babak kedua," ia menutup.
sumber:
inilah