
, Milan - Laga antara AC Milan melawan Napoli yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin dini hari (23/9/13) WIB, diwarnai oleh terhentinya rekor Mario Balotelli.
Sepanjang karir profesionalnya yang dimulai bersama Inter Milan. Balotelli tak pernah gagal mengeksekusi tendangan penalti. Akhir pekan lalu saat melawan Torino, ia sukses mengeksekusi tendangan penalti ke-26 sepanjang karirnya. Tapi rekor tersebut terhenti saat tendangan penaltinya digagalkan Reina pada laga ini.
Meski demikian, Super Mario berhasil mencetak gol pada menit ke-91, memperkecil kekalahan menjadi 1-2. Dua gol Napoli dicetak Miguel Britos dan Gonzalo Higuain.
AC Milan sebenarnya lebih unggul dalam penguasaan bola maupun jumlah serangan, namun Napoli lebih unggul dalam efektifitas penyelesaian akhir. Kiper Napoli, Pepe Reina, layak menjadi pemain terbaik laga ini berkat sejumlah penyelamatan gemilangnya.
Dengan hasil ini, Napoli naik ke peringkat kedua dengan 12 poin dari lima laga, kalah selisih gol dari Roma. Di tempat ketiga ada Inter dengan 10 poin.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menduetkan Balotelli dengan Matri di lini depan, memainkan formasi 4-4-2.
Sementara itu, Rafael Benitez memilih formasi 4-5-1 untuk Napoli. Gonzalo Higuain menjadi penyerang tunggal, didukung Marek Hamsik, Callejon dan Insigne di belakangnya.
Jalannya pertandingan
Tuan rumah dikejutkan oleh serangan kilat tamunya. Laga baru berjalan enam menit, gawang Milan sudah bergetar. Serangan yang dibangun Callejon di sayap kanan memaksa bek Rossoneri melakukan pelanggaran.
Bola tendangan bebas diarahkan ke tengah kotak penalti. Selanjutnya, dengan sundulan Albiol, si kulit bundar diteruskan kepada Britos, yang berada lebih dekat lagi di depan kotak penalti. Dengan sundulannya pula, Britos menaklukkan kiper Abbiati sekaligus membuat Napoli unggul 0-1.
Sempat terkejut oleh gol cepat tersebut, Milan mengumpulkan kembali ketenangannya. Menit ke-10, Balotelli melepaskan tendangan spekulasi dari sudut kiri luar kotak penalti lawan. Bola masih bisa ditepis Pepe Reina.
Tiga menit kemudian, Super Mario mendapat peluang yang lebih baik lagi. Alessandro Menusuk dari sisi kiri pertahanan lawan, Matri melepaskan umpan pendek kepada Balotelli di dalam kotak penalti. Tendangannya ke sudut kiri bawah gawang masih bisa digagalkan Reina.
Permainan Milan kian berkembang. Lini tengah dikuasai kuartet Muntari, De Jong, Birsa dan Poli. Mereka mampu mengisolasi permainan lini tengah Napoli dan menyerang balik lewat umpan-umpan datar ke sayap.
Tak sanggup bersaing di tengah, Napoli mencoba umpan-umpan jauh ke daerah pertahanan Milan. Namun strategi mereka mampu diantisipasi dengan sempurna oleh Zapata dkk di lini belakang.
Menit ke-24, tandukan Matri, yang diarahkan ke sudut kanan bawah gawang lawan, menyambut umpan silang Birsa masih bisa dihalau Reina.
Praktis, sejak tandukan Hamsik di kotak penalti yang masih jauh dari sasaran pada menit ke-15, Napoli tak sanggup melepas tembakan lagi.
Birsa kembali mengirim umpan silang pada menit ke-33. Kali ini kirimannya disia-siakan Balotelli. Bola masih melambung tinggi di atas mistar.
Insiden terjadi pada menit ke-40. Balotelli melepaskan tendangan gunting menyambut bola silang. Pada saat yang bersamaan, Albiol berusaha menanduk bola. Alhasil, Tendanangan Balotelli menghantam kepala lawan dengan telak. Albiol harus mendapat perawatan beberapa saat.
Menit ke-44, Milan bermain dengan 10 orang karena Balotelli harus menepi untuk mendapatkan perawatan pada kakinya. Allegri masih belum berniat melakukan rotasi. Hingga babak pertama usai, kedudukan masih 0-1 untuk Napoli.
Milan langsung mengancam gawang tamunya saat babak kedua baru berumur empat menit. Tendangan Mexes menyambut sepak pojok dari sisi kiri pertahanan lawan masih terlalu lemah dan bisa ditangkap Reina.
Asyik menyerang, gawang Milan justru bobol untuk kedua kalinya lewat aksi Higuain pada menit ke-54. Mantan bomber Real Madrid itu menggiring bola dari sayap kiri dan menukik tajam ke kanan tepat di depan kotak penalti.
Higuain sempat melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan tendangan mendatar ke sudut kanan bawah gawang lawan. Bola ditepis Abbiati dan melambung, namum masih bersarang ke gawng Milan. Kedudukan berubah menjadi 0-2 untuk Napoli.
Milan belum menyerah. Menit ke-61, Balotelli diganjal Albiol dari arah belakang saat menguasai bola di kotak penalti Napoli. Wasit pun menunjuk titik putih.
Super Mario percaya diri menjadi eksekutor karena ia belum pernah gagal mengeksekusi 26 tendangan penalti yang ia dapat sepanjang karirnya. Namun sejarah tercipta. Rekor Balotelli terhenti saat bola tendangannya berhasil dihalau Reina di sudut kanan bawah gawang.
Milan terus meyerang. Menit ke-66, Reina kembali melakukan penyelamatan gemilang. Ia menepis tendangan Balotelli dari jarak kurang dari enam meter. Super Mario benar-benar tak berkutik menghadapi Reina. Menit ke-76, tendangannya dari luar kotak penalti kembali berhasil dimentahkan kiper asal Spanyol itu.
Balotelli akhirnya berhasil menaklukkan Reina pada menit ke-90+1. Menerima umpan pendek di sudut kanan depan kotak penalti lawan, tendangan placing-nya sukses membuat bola bersarang di sudut atas tiang jauh. Kedudukan 1-2 untuk Napoli bertahan hingga usai.
Susunan pemain:
AC Milan: Christian Abbiati; Philippe Mexes, Christian Zapata, Ignazio Abate (Antonio Nocerino 79’), Urby Emanuelson; Sulley Muntari, Valter Birsa (Robinho 56’), Andrea Poli (M'baye Niang 73’), Nigel De Jong; Alessandro Matri, Mario Balotelli. Pelatih: Massimiliano Allegri.
Pepe Reina; Miguel Britos, Giandomenico Mesto, Juan Zuniga, Raul Albiol; Jose Maria Callejon, Marek Hamsik (Goran Pandev 68’), Blerim Dzemaili, Lorenzo Insigne (Gokhan Inler 84’), Valon Behrami; Gonzalo Higuain (Dries Mertens 78’). Pelatih: Rafael Benitez.
sumber:
inilah