
BERITAGOOGLE.COM, Jakarta - Gara-gara tayangan deklarasi konvensi capres Partai Demokrat, TVRI digugat. Stasiun televisi plat merah ini, dituding tidak fair. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) didesak untuk berikan sangsi.
Melalui pesan pendek kepada BERITAGOOGLE.COM, Anggota Komisi I dari F-PDI Perjuangan, Evita Nursanty mengungkapkan kecamannya.
"Sebagai televisi milik public, tayangan langsung TVRI untuk penyelenggaraan konvensi Demokrat selama lebih dari dua jam, perlu dipertanyakan. Apakah berbentuk blocking time atau kerjasama," tulisnya di Jakarta, Senin (16/09/2013).
Dikatakannya, TVRI adalah sarana informasi milik publik. Artinya, setiap tayangan yang muncul harus bisa dipertanggung jawabkan kepada publik. "Kami mendesak KPI turun tangan. Lakukan investigasi terhadap tayangan konvensi itu. Apalagi kalau tayangan tersebut ternyata free. KPI harus jatuhkan sangsi," tegasnya.
Minggu kemarin, TVRI menayangkan deklarasi 11 peserta konvensi capres yang diselenggarakan Partai Demokrat. Dalam siaran tersebut, Presiden SBY yang menjabat sebagai ketua majelis tinggi serta pendiri Demokrat, justru tidak hadir. [dit]
sumber:
inilah