INILAHCOM, Jakarta- Kementrian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan relawan tenaga medis ke Palestina sesuai yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan medis para korban serangan Israel.
Namun hingga kini belum ada keputusan dari pemerintah untuk mengirimkan bantuan berupa tenaga medis. Bantuan hingga saat ini baru berupa dana sebesar US$1 Juta.
"Tenaga medis akan kita cek apakah pemerintah akan mengirimkan, hari ini rencananya kita akan rapat koordinasi dengan kementrian terkait. Hasil koordinasi dengan kementrian luar negeri pemerintah baru mengirimkan bantuan berupa uang," kata Menkes, Nafsiah Mboi usai peresmian RS Pusat Otak Nasional di Cawang, Jakarta, Senin (2014/7/2014).
Menkes menegaskan jika memang akan mengirimkan relawan tenaga medis maka akan yang benar-benar dibutuhkan di lapangan. Menkes mengatakan tidak mau asal mengirimkan tenaga medis.
"Kita tidak mau kejadian yang seperti sebelumnya. Kita akan lihat apa yang benar-benar dibutuhkan di sana, apakah yang paling banyak dibutuhkan internisnya atau untuk mengatasi traumanya (psikologis)," tegas Menkes.